Materi dan Latihan Soal TWK Integritas Nasional - CPNS 2027

Assalamu'alaikum semua. Pada kesempatan kali ini saya akan share materi TWK tentang Integritas Nasional ya. Selamat belajar!

INTEGRITAS NASIONAL

A. Konsep Integritas

Pengertian Integritas

Dalam kamus kompetensi perilaku Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), integritas dapat dipahami sebagai bentuk tindakan yang menunjukkan konsisten antara apa yang dikatakan dengan tingkah lakunya sesuai nilai-nilai yang berasal dari kode etik di tempat kerja, nilai masyarakat, dan moral pribadi.

Nilai-Nilai Integritas

Terdapat 9 nilai integritas yang berasal dari kode etik di tempat kerja, nilai masyarakat, dan moral pribadi, antara lain:

  1. Jujur → unsur keterbukaan, lurus hati, tidak curang. 
  2. Disiplin → taat pada peraturan. 
  3. Bertanggung jawab → bersedia memperbaiki kesalahan dengan menerima konsekuensinya dari perbuatan.
  4. Kerjakeras → gigih dan fokus dalam melakukan sesuatu, tidak asal-asalan. 
  5. Mandiri → tidak bergantung pada orang lain.
  6. Sederhana → bersahaja, tidak berlebih-lebihan 
  7. Peduli → memperhatikan kondisi sekitar dan orang lain, mengasihi dan memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakukan. 
  8. Berani → percaya diri, tidak gentar menghadapi bahaya/ancaman/kesulitan. 
  9. Adil → berperilaku sesuai kewenangan, tidak memihak, berpegang pada kebenaran.

B. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan sebuah lembaga pemerintah yang menjalankan tugasnya secara mandiri dan bebas dari pengaruh kekuasaan apapun. Tujuan utama pembentukan KPK adalah untuk meningkatkan efektivitas dan hasil dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. 

Pemberantasan kejahatan korupsi merupakan serangkaian langkah untuk mencegah dan menghilangkan praktik korupsi melalui koordinasi, pengawasan, pemantauan, investiga- si, penegakan hukum, dan pengadilan, dengan partisipasi masyarakat yang didasarkan pada ketentuan hukum yang berlaku. Beberapa ketentuan hukum yang menjadi dasarnya meliputi:

  • UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 
  • UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi 
  • UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme 
  • UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi membawahi 4 (empat) bidang yang terdiri atas:
a. Bidang Pencegahan
b. Bidang Penindakan
c. Bidang Informasi dan Data
d. Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat

Jenis Korupsi

a. Korupsi Transaktif → Korupsi yang menunjukkan adanya kesepakatan timbal balik antara pemberi dan penerima, demi keuntungan bersama. Kedua pihak sama-sama aktif menjalankan perbuatan tersebut.

b. Korupsi Ekstroaktif → Korupsi yang menyertakan bentuk-bentuk koersi (tekanan) di mana pihak pemberi dipaksa untuk menyuap guna mencegah kerugian yang mengancam diri, kepentingan, orang- orangnya, atau hal-hal yang dihargai.

c. Korupsi Investif → Korupsi yang melibatkan suatu penawaran barang atau jasa tanpa adanya pertalian langsung dengan keuntungan bagi pemberi. Keuntungan diharapkan akan diperoleh di masa yang akan datang.

d. Korupsi Nepotistik → Korupsi berupa pemberian perlakuan khusus kepada teman atau yang mempunyai kedekatan hubungan dalam rangka menduduki jabatan publik (perlakuan pengutamaan dalam segala bentuk yang bertentangan dengan norma atau peraturan yang berlaku).

e. Korupsi Autogenik → Korupsi yang dilakukan individu karena mempunyai kesempatan untuk mendapat keuntungan dari pengetahuan dan pemahamannya atas sesuatu yang hanya diketahui sendiri.

f. Korupsi Suportif → Korupsi yang mengacu pada penciptaan suasana yang kondusif untuk melindungi atau keberadaan tindak korupsi yang lain.

g. Korupsi Defensif → Korupsi yang terpaksa dilakukan dalam rangka mempertahankan diri dari pemerasan.

Tugas dan Wewenang KPK 

Dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, KPK berpegang teguh kepada lima asas berikut: 

a. Kepastian Hukum → KPK senantiasa mengutamakan landasan peraturan perundang-undangan, kepatutan dan keadilan dalam setiap kebijakan menjalankan tugas dan wewenangnya.

b. Keterbukaan → KPK senantiasa membuka diri terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif tentang kinerja lembaga dalam menjalankan tugas dan fungsinya. 

c. Akuntabilitas → KPK senantiasa mempertanggung-jawabkan setiap kegiatan dan hasil akhir kegiatan lembaga, kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

d. Kepentingan Umum → KPK senantiasa mendahulukan kesejahteraan umum dengan cara yang aspiratif, akomodatif, dan selektif. 

e. Proporsionalitas → KPK senantiasa mengutamakan keseimbangan antara tugas, wewenang, tanggung jawab, dan kewajiban KPK. 

Untuk menjaga kelima asas tersebut dijalankan sebagaimana mestinya, KPK menerapkan nilai-nilai lembaga dan individu yang terdiri atas: 
a. Religiusitas 
b. Integritas 
c. Keadilan 
d. Profesionalisme 
e. Kepemimpinan 

Tugas KPK: 
a. Koordinasi dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. 
b. Supervisi terhadap instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. 
c. Melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi. 
d. Melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi. 
e. Melakukan monitor terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara. 

Wewenang KPK:
a. Mengoordinasikan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan tindak pidana korupsi. 
b. Menetapkan sistem pelaporan dalam kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi. 
c. Meminta informasi tentang kegiatan pemberantasan tindak pidana korupsi kepada instansi yang terkait. 
d. Melaksanakan dengar pendapat atau pertemuan dengan instansi yang berwenang melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. 
e. Meminta laporan instansi terkait mengenai pencegahan tindak pidana korupsi.

C. Sistem Integritas Nasional (SIN)

Sistem Integritas Nasional (SIN) adalah sistem yang berlaku secara nasional dalam rangka pemberantasan korupsi secara terintegrasi yang melibatkan semua pilar penting bangsa.

SIN terdiri atas 3 bagian utama, yaitu:
1. Pondasi yang terdiri atas sistem politik, sosial, ekonomi, dan budaya
2. Pilar atau Tiang Penyangga yang terdiri atas badan/lembaga legislatif, eksekutif, kehakiman/peradilan, sektor publik, sektor keuangan, penegak hukum, komisi pemilihan umum, komisi ombudsman, badan audit, organisasi antikorupsi, partai politik, media massa, masyarakat madani, dan dunia usaha
3. Atap merupakan hasil akhir yang akan dicapai berupa integritas nasional

Supaya pembangunan Sistem Integritas Nasional berjalan dengan positif maka semua pilar dalam SIN harus memperhatikan tiga dimensi yang terdiri atas:

1. Peran/kontribusi (role) → Setiap pilar harus menjalankan aksi secara berintegritas dengan berbasiskan keunggulan masing-masing untuk selanjutnya dikolaborasikan dengan pilar lainnya dalam pembangunan SIN.

2. Transparansi dan akuntabilitas (governance) → Setiap pilar harus menerapkan akuntabilitas dan transparansi, dalam bentuk implementasi sistem integritas, baik komponen utama maupun komponen pendukung, dengan memastikan adanya instrumen, proses, dan struktur.

3. Kapasitas (capacity
→ Setiap pilar harus memiliki kapasitas untuk menjalankan kedua hal (role dan governance) tersebut.

Untuk membentuk suatu Sistem Integritas Nasional yang diterapkan dalam cara kerja sebuah organisasi dapat melalui cara-cara sebagai berikut
1. Transparansi anggaran.
2. Menghindarkan konflik kepentingan.
3. Menghindari penyalahgunaan wewenang atasan.


Latihan Soal TKW Integritas Nasional

Soal Nomor 1
Dokter Tjipto Mangoenkoesomo merupakan salah satu tokoh tiga serangkai yang mengampanyekan dan menyebarluaskan ide pemerintahan sendiri. Beliau juga kritis terhadap kebijakan penjajah. Contoh perilaku beliau yang berintegritas terhadap bangsa Indonesia adalah... (CPNS 2021) 
A. Ikut merumuskan proklamasi kemerdekaan 
B. Melobi Jepang agar memberikan kemerdekaan 
C. Mendukung perdamaian antara Indonesia dan Belanda 
D. Mendukung berdirinya Indonesia yang mandiri 
E. Mendirikan organisasi Sarekat Islam


Soal Nomor 2
Saudara diberikan tanggung jawab untuk membuat kaus untuk kegiatan mancakrida (outbound) kantor pada pekan depan. Tindakan yang bertentangan dengan integritas pada tugas tersebut adalah… (TWK 2021) 
A. Mencari perusahaan konveksi yang berpengalaman dan berkualitas 
B. Menginformasikan pembuatan kaos kepada panitia lain secara berkala 
C. Menaikkan sedikit harga per kaos sebagai uang lelah dan pekerjaantambahan 
D. Memastikan bahwa kualitas kaos yang dibuat sebanding dengan harga diajukan 
E. Melakukan jajak pendapat dahulu dalam menetukan desaian yang akan dicetak


Soal Nomor 3
Ki Hajar Dewantara sebagai seorang pejabat negara sekaligus bangsawan diriwayatkan tidak pernah sungkan membeli perabotan bekas dari teman atau pelelangan. Mengapa perbuatan tersebut mencerminkan integritas terhadap bangsa Indonesia? (TWK 2021) 
A. Kebermanfaatan dari perabotan lebih penting daripada kemewahan 
B. Kesederhanaan seseorang yang memiliki akses kemapanan tetapi tidak dilakukan 
C. Menjadi contoh nyata pelaksanaan prinsip ekonomi dalam bidang rumah tangga 
D. Teladanbagi para kaum bangsawan untukmeninggalkan identitasnya 
E. Bangsa Indonesia memiliki pemimpin yang berpandangan ekologis


Soal Nomor 4
Seorang polisi menilang sebuah mobil yang berkendara tidak memakai sabuk pengaman. Temyata yang mengendarai mobil itu adalah salah satu keluarga polisi tersebut. Tindakan seorang polisi yang tak pandang bulu dalam menindak pelanggaran lalu lintas telah sesuai dengan nilai integritas... (TWK 2023) 
A. Jujur dalam berbuat 
B. Berani dalam mengambil keputusan 
C. Adil dalam bertindak 
D. Profesional dalam berkerja 
E. Peduli terhadap berbagai pelanggaran lalu lintas


Soal Nomor 5
Fahmi adalah seorang kepala cabang di suatu perusahaan di Kota Bandung. Beliau mengadakan pertemuan membahas tentang kerugian perusahaan akibat banjir dan strategi mutasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Namun di dalam pertemuan tersebut terjadi perdebatan antara kepala Pusat dengan Fahmi karena Fahmi tidak mau dimutasikan ke kota lain tanpa alasan yang pasti, Fahmi bahkan sampai mengancam untuk membocorkan data perusahaan. Tindakan yang ditunjukan Fahmi merupakan... 
A. Bentuk pelanggaran terhadap harkat dan martabat orang lain tanpa memperdulikan hak orang lain dalam berpendapat 
B. Sikap individu yang tidak pantas di contoh dalam berdemokrasi di tempat kerja 
C. Sikap yang lebih mementingkan diri sendri untuk sebuah penilaian kebenaran tanpa memperdulikan perasaan orang lain 
D. Kurangnya integritas dalam diri seseorang sehingga tidak memiliki rasa tanggungjawab dan profesionalisme yang seutuhnya 
E. Tindakan semena-mena terhadap orang lain tanpa mau mendengarkan segala pendapat dari orang sekitarnya


Soal Nomor 6

Pemberantasan tindak pidana korupsi diatur negara melalui undang-undang nomor...
A. 28 Tahun 1999
B. 30 Tahun 1999
C. 31 Tahun 1999
D. 26 Tahun 2000
E. 32 Tahun 2000

Soal Nomor 7
Perilaku korupsi pada penyelenggara negara akan menurun apabila para penyelenggara negara dalam bertugas mengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila utamanya sila .....
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima

Soal Nomor 8
Dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, Komisi Pemberantasan Korupsi berpegang teguh kepada asas-asas berikut ini, kecuali...
A. Kepastian hukum
B. Keterbukaan
C. Akuntabilitas
D. Kepentingan umum
E. Pelayanan publik

Soal Nomor 9
Saat libur tiba, Tika dan keluarga memutuskan untuk berlibur ke Ragunan. Mereka berkeliling dengan penuh semangat. Saat sedang jalan-jalan, ia bertemu dengan Dela, teman sekolahnya. Dela terlihat mengajak kedua orang tuanya dan kakaknya, Nisa. Setelah bertegur sapa mereka memutuskan untuk keliling bersama dan tidak sengaja Nisa sengaja membuang sampah di seputaran jalan, padahal jelas-jelas ada aturan untuk tidak membuang sampah di seputaran tempat wisata. Sikap Nisa bertentangan dengan nilai integritas...
A. Disiplin 
B. Peduli
C. Berani
D. Tanggung Jawab
E. Jujur

Soal Nomor 10
Hasil internalisasi perilaku, pola kepemimpinan, yang berintegritas pada semua tataran komponen dalam rangka mewujudkan visi dan misi dalam pencegahan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, merupakan pengertian dari.....
A. Tunas integritas
B. Komite integritas
C. Budaya integritas
D. Sistem integritas
E. Integritas terpadu

Soal Nomor 11
Kerja sama secara melawan hukum antar Penyelenggara Negara atau antara Penyelenggara Negara dan pihak lain yang merugikan orang lain, masyarakat dan atau negara disebut dengan...
A. Korupsi
B. Kolusi
C. Nepotisme
D. Koalisi
E. Oligarki

Soal Nomor 12
Mohammad Husni Thamrin adalah pahlawan yang dikenal dekat dengan rakyat segala kalangan. Walau berasal dari keluarga terpandang, beliau selalu rendah hati. Kiprahnya bermula saat bekerja di pemerintahan. Pria yang juga merupakan tokoh Betawi ini lalu bergabung sebagai anggota Gemeenteraad (Dewan Kota) sebelum kemudian terpilih menjadi Volksraad (perwakilan pribumi). Dalam kedudukannya tersebut, M.H. Thamrin sering melakukan penolakan keras terhadap kebijakan dari Belanda yang tidak berpihak pada pribumi. Beliau juga menjadi pelopor berdirinya Gabungan Politik Indonesia (GAPI) pada tahun 1939. M.H. Thamrin kemudian meninggal saat menjadi tahanan rumah pada tanggal 11 Januari 1941. Namanya kemudian diabadikan sebagai jalan utama di Jakarta Pusat hingga Saat ini. Nilai integritas yang dapat diambil dari kisah kepahlawanan tersebut yaitu...
A. Mengutamakan kepentingan umum dan kepedulian kepada orang lain
B. Bekerja di pemerintahan dengan semangat serta menjalankan tugas sebaik mungkin.  
C. Bertanggung jawab penuh atas apa yang diamanatkan kepada kita. 
D. Menjadi pelopor berdirinya organisasi yang bermanfaat. 
E. Kerendahan hati meskipun dari kalangan bangsawan.

Soal Nomor 13
Ardi adalah seorang ASN yang bertugas di bagian pendaftaran pengunjung Puskesmas di Kota Tangerang. pada suatu hari ia kedatangan pamannya yang ingin berobat di sana. Pamannya segera menyapa Ardi dan berharap ia mendapatkan antrian lebih awal karena mengenal dekat Ardi. Ardi dengan sigap menyapa balik pamannya, namun ia tetap memberikan nomor antrian sesuai dengan urutan kedatangan pamannya. Sikap Ardi menunjukkan bahwa ia...
A. Melayani dengan sepenuh hati dalam kesederhanaan 
B. Bertanggung jawab secara profesional karena telah ada aturan yang mengatur 
C. Memaknai nilai-nilai kejujuran harus ditegakkan dalam berbagai situasi 
D. Berani mengambil keputusan untuk kepentingan bersama 
E. Bersikap adil dalam memberikan pelayanan publik

Soal Nomor 14
Berikut ini yang tidak termasuk ke dalam komponen pendukung sistem integritas adalah .....
A. Evaluasi eksternal integritas
B. Kebijakan rekrutmen dan promosi
C. Pengukuran kinerja
D. Sistem dan kebijakan pengembangan SDM
E. Pengadaan dan kontrak dengan efisiensi

Soal Nomor 15
Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November tidak pernah lepas dengan sosok Sutomo atau yang akrab disapa Bung Tomo. Bung Tomo pernah menjadi seorang jurnalis yang sukses. Kemudian ia bergabung dengan sejumlah kelompok politik dan sosial. Karena kemarahannya melihat kondisi bangsa ini, Bung Tomo membuat gerakan riil berpidato, yang mana pidatonya yang berapi-api tersebut mengobarkan semangat arek-arek Suroboyo melawan Sekutu. Dahsyatnya perlawanan arek-arek Surabaya dan para pejuang Republik Indonesia membuat 10 November dikenang sebagai Hari Pahlawan. Nilai yang dapat kita pelajari dari kisah Bung Tomo adalah...
A. Jatuhnya Hari Pahlawan pada 10 November adalah bentuk apresiasi kepada perjuangan Bung Tomo 
B. Bagaimanapun perjuangan harus melalui kelompok politik dan sosial
C. Keberaniannya untuk mendorong masyarakat bangkit menghadapi penjajah 
D. Kerja kerasnya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia 
E. Bertanggungjawab terhadap keputusan yang dipilihnya 

_________________________________________

Sekian, semoga bermanfaat.

Materi selanjutnya: Bela Negara

Materi sebelumnya: Nasionalisme

Sumber: [ 1 | 2 | 3 | 4

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Grade 8 Place Value, Ordering and Rounding Mathematics Cambridge [PDF]

Materi dan Latihan Soal TWK Nasionalisme - CPNS 2027

Grade 7 Integers Mathematics Cambridge [PDF]